Percobaan Michelson-Morley

Pada artikel ini, akan dibahas bagaimana percobaan yang dilakukan oleh Michelson-Morley dan kenapa percobaan ini dilakukan.

Pada awalnya Maxwell memperlihatkan kehadiran gelombang elektromagnetik, para fisikawan pun akhirnya mencari tahu dan mempelajari sifat zat perantara pada gelombang elektromagnetik yang disebut sebagai eter
Pada tahun 1887 , Michelson-Morley melakukan percobaan untuk mendapatkan bukti keberadaan eter sebagai media rambat gelombang elektromagnetik. Alat yang digunakan dalam percobaannya yaitu Interferometer Michelson dengan menggunakan cahaya monokromatik . Cara kerja dari Interferometer ini membagi cahaya monokromatik menjadi 2 berkas cahaya yang melewati 2 lintasan berbeda, kemudian akan bertemu kembali dan mengalami interferensi yang menghasilkan pola terang-gelap.

Interferometer Michelson
Skema Interferometer michelson
Pada percobaan ini ada dua kontribusi (saham), yang pertama adalah beda lintasan dengan jarak yang berbeda, dan yang kedua adalah panjang kedua lintasan berkas sama. Cahaya yang merambat dengan eter dalam arah yang berlawanan dengan eter  waktu tempuhnya akan berbeda dengan yang melintasi dalam arah silang. Dan pada percobaan Michelson-Morley tidak ditemukan perubahan pola interferensi yang mencolok yang nilainya  sekitar kurang dari 0,01 frinji. Dan pada akhir kesimpulan, percobaan Michelson-Morley ini masih menyatakan ketidakteramatan eter. Sehingga  hipotesa mengenai eter dapat dianggap jika eter itu tidak benar atau tidak ada. Namun  permasalahan ini berhasil terpecahkan oleh teori relativitas khusus yang diajukan oleh Albert Einstein.

Comments

  1. Mampir gan di blog ane yah : tentangprodukgoogle .blogspot .com ...terimakasih bnyak sbelumnya.. Salam satu saudara..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts